20
Mei
10

Pemahaman yang salah tentang Sholat Istikharah

Berawal dari saran seorang teman saya yang menganjurkan salah seorang teman saya yang lain untuk melakukan sholat istikharah disaat dia dihadapkan pada suatu masalah yang sangat berat. Setau saya, shalat istikharah dilakukan di saat kita dihadapkan pada 2 pilihan atau lebih dan kita bingung untuk memilih yang mana. Setelah browsing sana-sini bersama Mr. Google, akhirnya saya singgah di blog seseorang yang memposting artikel tentang pemahaman yang salah tentang shalat istikharah ini.

Berikut artikel yang saya kutip dari blog tetangga tersebut.

Pertama, banyak orang memahami bahwa sholat istikharah hanya disyariatkan ketika sedang bimbang atau ragu antara dua atau beberapa pilihan. Padahal ini tidak benar, sebab Rasulullah saw bersabda dalam haditsnya: “Idzaa hamma ahadukum bil amr (Apabila salah seorang kalian menginginkan suatu perkara).” Dalam hadits ini, Rasulullah menggunakan kata ‘hamma’ (menginginkan) yang merupakan satu tingkatan dibawah ‘azama’ (bertekad), dan beliau tidak mengatakan: “Jika salah seorang kalian bimbang atau ragu…”

Dengan demikian, jika seorang muslim berkeinginan untuk melakukan sesuatu, dan tidak ada dua atau beberapa pilihan dihadapannya kecuali satu pilihan saja yang ingin ia lakukan, maka hendaknya ia melakukan istikharah mengenai keinginannya untuk melakukan sesuatu tersebut. Dan jika seorang muslim berkeinginan untuk meninggalkan sesuatu, maka hendaklah ia juga melakukan istikharah mengenai keinginannya meninggalkan sesuatu tersebut. Pendek kata, yang penting adalah bagaimana seseorang terlebih dulu memiliki keinginan, baru kemudian setelah itu ia ber-istikharah mengenai keinginannya tersebut.

Oleh karena itu, jika dihadapan seseorang terdapat dua atau banyak pilihan, maka hendaknya ia terlebih dahulu – setelah bermusyawarah dengan orang-orang yang dipandang lebih paham – menentukan satu pilihan. Baru setelah itu hendaknya ia ber-istikharah atas pilihannya tersebut. Jika meninggalkan semua pilihan juga termasuk pilihan, maka itu juga sebuah pilihan, yang jika sudah diputuskan hendaknya diistikharahi. Namun ada kasus-kasus tertentu, ketika seseorang dihadapkan pada dua atau beberapa pilihan, ia harus memilih salah satu dan tidak mungkin tidak memilih sama sekali. Dalam hal ini, hendaknya ia melakukan istisyarah (berembug), lalu menetapkan satu pilihan, dan setelah itu ber-istikharah.

Continue reading ‘Pemahaman yang salah tentang Sholat Istikharah’

16
Nov
09

My Official Journey to several cities in Indonesia

Ini adalah pengalaman pertama saya selama bekerja mendapat surat perintah perjalanan dinas ke beberapa kantor cabang di Indonesia. Hhmm,… pertama kali yang saya membayangkan, asik juga ya kalau bisa singgah ke kota-kota yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya, bisa foto-foto obyek yang menarik . Dari biaya tiket pesawat, uang makan, biaya penginapan dan tentunya uang saku, semuanya ditanggung oleh kantor. Tapi ini adalah tugas kantor bukan rekreasi atau jalan-jalan yang hanya mencari kesenangan saja. Saya ditugaskan mendatangi kantor-kantor cabang untuk instalasi system baru yang mulai diaplikasikan oleh kantor pusat dimana saya bekerja. Sebuah tantangan baru untuk saya of course… :)

Tujuan pertama adalah mendatangi cabang kota Lampung, tanggal 14-16 Oktober. Saat pertama sampai di Lampung, suasana yang saya dapati adalah sebuah kota yang tenang dan lengang. Saya langsung menuju kantor cabang ditemani oleh kepala cabang Lampung. Malamnya menginap di Hotel yang meskipun hanya bintang 2, tapi fasilitasnya cukup memuaskan. Malam ke dua, saya berganti Hotel karena malam itu seharusnya saya sudah kembali ke Jakarta namun dikarenakan masih ada trouble akhirnya kepulangan saya dibatalkan dan tiket pesawat yang sudah saya pegang dibatalkan pula. Sedih, tapi ini resiko pekerjaan yang harus saya hadapi. Alhamdulillah hari berikutnya saya bisa kembali ke Jakarta setelah semua masalah di kantor cabang bisa terselesaikan dengan baik. Tak lupa, saya pun membawa oleh-oleh berupa kripik pisang khas Lampung yang spesial diberikan oleh Kepala cabang untuk saya bagikan di Jakarta nanti. Terima kasih Pak Moertono…. bapak baik sekali…. :)

Continue reading ‘My Official Journey to several cities in Indonesia’

28
Sep
09

Makna Idul Fitri

Tak lupa mengucapkan : Selamat Hari Raya Idul Fitri,…. Mohon Maaf Lahir dan Bathin !!..

Lepas dari kemungkinan adanya perbedaan dalam menentukan Hari Raya Idul Fitri, yang jelas, seluruh umat Islam di dunia ini akan segera merayakan hari yang biasa dianggap ‘kemenangan’ tersebut. Perayaan rutin setiap tahun ini menjadi momen sangat penting setelah berpuasa selama sebulan pada bulan Ramadhan. Seluruh umat Islam merayakannya dengan suka dan cita, tak berbeda yang rajin puasa maupun yang hanya alakadarnya.

Sebagaimana sudah maklum, selain Hari Raya Idul Fitri, umat Islam juga punya Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijjah. Dalam literatur-literatur Islam klasik, hari raya ini disebut Idul Akbar (hari raya besar), sementara Idul Fitri hanya disebut sebagai Idul Ashgar (hari raya kecil).. Sebagaimana hari-hari besar lain, Idul Fitri tentu memiliki makna umum sebagai hari libur nasional sekaligus makna khusus yang dirasakan umat Islam. Paling tidak, Idul Fitri dianggap sebagai hari kemenangan mengalahkan hawa nafsu dengan berpuasa sebulan penuh.

Erat kaitannya dengan Hari Raya Idul Fitri adalah zakat fitrah yang wajib dikeluarkan setiap individu Muslim. Kalimat kedua dari dua terma ini (Idul Fitri dan zakat fitrah) adalah kalimat yang berasal dari bahasa Arab fithrah yang berarti natural atau dalam bahasa Indonesianya biasa diterjemahkan sebagai segala sesuatu yang suci, bersifat asal, atau pembawaan (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1997)..

Sisi etimologis
Idul Fitri terdiri dari dua kata. Pertama, kata ‘id yang dalam bahasa Arab bermakna `kembali’, dari asal kata ‘ada. Ini menunjukkan bahwa Hari Raya Idul Fitri ini selalu berulang dan kembali datang setiap tahun. Ada juga yang mengatakan diambil dari kata ‘adah yang berarti kebiasaan, yang bermakna bahwa umat Islam sudah biasa pada tanggal 1 Syawal selalu merayakannya (Ibnu Mandlur, Lisaanul Arab).

Continue reading ‘Makna Idul Fitri’




Menghitung Hari

Februari 2012
S S R K J S M
« Mei    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Blog Stats

  • 1,983 hits

:: Status YM sekarang :


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.